siang itu ketika mentari tepat di puncak kepala, panas yang sangat terik di akhir desember 2018 aku d tinggalkan dan di khianati, dan itu juga akhir dari perjuangan ku. aku memilih sendiri dan menyemangati hidup kembali berharap tuhan memberikan seseorang yang terbaik dan tepat kepada ku.
4 bulan sudah waktu berlalu, kala itu semua sibuk sibuknya menghadapi pemilu presiden, aku salah satu anggota kpps di desaku, aku selalu mencari kesibukan agar aku bisa memperbaiki diri dan jadi orang yang bemanfaat.
tetapi hati tak bisa di pungkiri, hati ini masih mendambakan sosok yang menghangatkan jiwa ini dnegan cintanya, aku meminta kepada tuhan dengan sangat agar segera di pertemukan dnegan jodohku
hari kartini, tanggl 21 april 2019 aku bertemu seseorang yang dengan beraninya menanya namaku, alamatku, dan no hp ku, awalnya aku ragu dia siapaya yang berani minta identitas ku apakah dia seorang penipu?, oh ternyata bukan dia salah seorang anak dr teman mak dang ku, mak dang ku tau keluarganya. dengan percaya dri aku mebikan identitas ku kepadanya kami bertukar identitas/ biodata. subhanalah, masyaallah sungguh benar kuasa tuhan ku, 2 minggu berkenalan, dia melamar ku dan menytakan serius kepda ku, buan dia yang menytakan lansung tapi dy titip pesan itu kepda ibunya yang saat itu aku bertemu lansung di kantor ibunya
ramdhan penuh berkah di kala itu
bukan okt 2019 kami menikah, menjalankan semua kehidupan baru dengan perasaan bahagia, YA ALLAH memang dia pangeran yang ku cari selama ini, dy yang penuh kehangatan, cinta yang tulus dan penuh kasih sayang, memang ini keluarga yang ku dambakan, mertua yang seperti ibu kandung
harapan semua pasangan adalah di karunia buah hati. 6 bulan menikah kami belum di karuniai seorang buah hati, segala usaha telah di lakukan tetapi allah belum menakdirkannya, belum memberi kami rezki anak. suatu hari aku udah telat 2 minggu hati ini berharap sang buah hati ada di dalam rahimku, tetapi setiap aku tespeck hasilnya selalu negatif. terenyuh sudah hati ini rasa kecewa, sedih, gundah bercampur jadi satu. pikiran ku pun sudah tak karuan. aku takut tak memliki sang buah hati
dan sekarang aku telat datang bulan lagi, di bulan ini aku masih berharap tespeck itu bergaris 2,
aku tak mau membuat orang yang ku sayang kecewa dan sedih dari apa yang telah dy korbankan untuk ku :(
life story for love
Senin, 06 April 2020
Rabu, 29 April 2015
3 kesatria yang hadir di dunia ku
hy teman....
apakah kalian memliki kesatria yang engkau banggakan??
aku ingin bercerita tentang kesatria ku,,,, kesatria yang aku cinta dan aku sayangi....
kesatria yang tak bisa u bayangkan jika tidak ada di dalam hidup ku
kesatria pertama yang au miliki adalah AYAH KU .....
aku memanggilnya papa,
papa adalah kestria dan pahlawan yang sangat berarti dalam hidup ku,,,
ntah apa yang terjadi jika tidak ada beliau di di dalam hhidupku,,, dulu, sekarang dan nanti
papa berjuang dalam memenuhi semua kebetuhan u
papa, berjuang dalam mewujudkan cita cita ku
ntah apa yang bisa aku lakukan untuk membalas semua keringat yang telah papa ku korbankan
aku hanya ingin ia bahagia
aku hanya ingin ia merasakan kesuksesan aku nanti.....
kesatria kedua yang aku miliki adalah ADIK TERSAYANG KU....
adik ku bernama rezky.... adik yang sangat aku cintai,,,, adik yang mau berkorban demi kakanya.... kini kesatria ku itu telah duduk di bangku sekolah menengah,,, setelah semua yang dilakukannya untuk ku, aku ingin membalas semua pengorbanannnya untuk ku,,,, aku ingin membuat adik ku bahagia, aku ingin berusaha mewujudkan cita- citanya,,,,,
dan kesatria terakhir ku adalah seorang pria yang mencintaiku dan menerima ku apa adanya
kesatria ini orang yang mau mendengarkan keluh kesahku dan selalu memberiku solusi dan semangat tiap aku terpuruk.... itulah keajaiban allah,,, allah mempertemukan kami dengan ajaib, dan tanpa di duga duga,,,,,
kesatria yang ku temui 1,5 tahun lalu,,, dia masa depan ku dan dia impian ku,,,
aku hanya ingin hidup bahagia dengannya nantinya di dalam rumah tangga kami....
untuk semua kesatria ku,,, aku mengucapkan terimakasih...
sampai akhir hayatku pun aku tak bisa membalas jasa semuanya.....
apakah kalian memliki kesatria yang engkau banggakan??
aku ingin bercerita tentang kesatria ku,,,, kesatria yang aku cinta dan aku sayangi....
kesatria yang tak bisa u bayangkan jika tidak ada di dalam hidup ku
kesatria pertama yang au miliki adalah AYAH KU .....
aku memanggilnya papa,
papa adalah kestria dan pahlawan yang sangat berarti dalam hidup ku,,,
ntah apa yang terjadi jika tidak ada beliau di di dalam hhidupku,,, dulu, sekarang dan nanti
papa berjuang dalam memenuhi semua kebetuhan u
papa, berjuang dalam mewujudkan cita cita ku
ntah apa yang bisa aku lakukan untuk membalas semua keringat yang telah papa ku korbankan
aku hanya ingin ia bahagia
aku hanya ingin ia merasakan kesuksesan aku nanti.....
kesatria kedua yang aku miliki adalah ADIK TERSAYANG KU....
adik ku bernama rezky.... adik yang sangat aku cintai,,,, adik yang mau berkorban demi kakanya.... kini kesatria ku itu telah duduk di bangku sekolah menengah,,, setelah semua yang dilakukannya untuk ku, aku ingin membalas semua pengorbanannnya untuk ku,,,, aku ingin membuat adik ku bahagia, aku ingin berusaha mewujudkan cita- citanya,,,,,
dan kesatria terakhir ku adalah seorang pria yang mencintaiku dan menerima ku apa adanya
kesatria ini orang yang mau mendengarkan keluh kesahku dan selalu memberiku solusi dan semangat tiap aku terpuruk.... itulah keajaiban allah,,, allah mempertemukan kami dengan ajaib, dan tanpa di duga duga,,,,,
kesatria yang ku temui 1,5 tahun lalu,,, dia masa depan ku dan dia impian ku,,,
aku hanya ingin hidup bahagia dengannya nantinya di dalam rumah tangga kami....
untuk semua kesatria ku,,, aku mengucapkan terimakasih...
sampai akhir hayatku pun aku tak bisa membalas jasa semuanya.....
Sabtu, 12 Juli 2014
awal yang aneh dan indah
berawal dari sebuah status yang berisikan nyanyi dari pink "just give me a reason". aku hanya mengomen untuk hanya seedar iseng dan tanpa ada maksud apa apa. karna gue penasaran juga sih gimana orangnya.
I'm sorry I don't understand
Where all of this is coming from
I thought that we were fine
Your head is running wild again
My dear we still have everythin'
And it's all in your mind
ternyata status ini berlanjut- berlanjut dan berlanjut pada tahap perkenalan yang indah. gue ngak pernyangka besok kami kembali berkomunikasi lewat media sosial.
hari ketiga yaitu hari kamis.. tiga hari yang ku anggap biasa biasa saja dan takut akan rasa jatuh cinta. malam itu dy datang bermaksud untuk menjenguk saya yang lagi sakit. jam 20.30 wib. waktu yang sangat sigkat untuk bertemu wajah karena kost saya menerima tamu cowok hanya sampai jam 21.00 wib. dengan rasa grogi dan malu saya menemui dia dan temannya di teras kost.
ntah kenapa malam itu hati saya sangat senang dan gugup saat bertemu dengannya. tak biasanya seperti bertemu dengan teman. untuk menghilangkan rasa yag tumbuh dnegan bentuk harap, saya kekampus dnegan tidak membawa hp, agar tidak merasa harapan saya kandas.
sepulang kuliah saya buka hp dan disana terdapat 2 massage, saat itu benar benar saat yang kunantikan, dy mengirim sms dengan sapaan pagi. ya allah,,, hati ini lain rasanya. antara takut yang kurasa dan senang akhirnya aku menemukannya yang selama ini aku cari.
saya tidak berharap lebih dari teman, karna masih trauma dengan masa lalu, saya bersikap biasa biasa saja tanpa ada harapan yang lebih.
hari kelima, yaitu hari sabtu
dari pagi kami berkomuniasi biasa biasa saja layaknya seorang teman yang menjalin hubungan silaturrahmi. pikiran harap ku, ku hapus dan dan berusaha untuk ku tepis karna itu hanya bayangan semata. malamnya kami berkomunikasi lewat media sosial kembali pada jam kira 21.00 wib
saat itu dy baru sampai di kampung halamannya.
kami mulai berkenalan lebih lanjut dan lebih spesifik, aku tetap menepis semua keinginan ku untuk memilikinya. semua pertanyaannya ku jawab dengan apa adanya dan sejujur mungkin. begitupun dengannya, tanpa ku tau maksudnya. malam itu jam 00.15 wib, semua pertanyaan dan jawabannya mulai bisa ku jawab, ternyata harapan ku di sambut dan dijawabnya. dy meminta ku untuk menjadi seseorang dalam hidupnya.
dy mencari orang yang terakhir yang dapat membawanya kepada cinta yang dy inginkan.
tetapi trauma masa lalu ku belum bisa aku hapus, taruma yang selalu membuat aku sakit dan menangis dalam diam. ku terima dy dengan syarat.
perlahan lahan aku mengenali dna mencintainya.
11-12 13
kata orang itu hari yang istimewa. tanpa ku sadari memang hari itu istimewa, dy memberi aku sebuah gambar yang berisi ungkapan hatinya. hal itu sempat membuatku luluh, dan berjanji tidak akan pernah menyakitinya. dan ku tersentak saat dia bertanya "jika suatu saat dy mengalami kecelakaa dan dy akan cacat, apakah kamu akan meninggalkan ku?" dan saat itu aku lansung menjawab " tidak akan pernah ku meninggalkan jika sesuatu menyebabkan mu cacat ato tida sempurna lagi, kecuali hatimu membagi cintanya menjadi dua". mulai saat itu aku tidak pernah mengangapnya hanya main main semata. cinta yang hanya menghabiskan hasrat dan setelah hasrat terlepas dan merasa bosan cinta akan dilepas. cinta yang hanya mencari kesempurnaan, jika ada kekurang dan cacat disanalah cinta berakhir.
jika cinta itu sejati dan didasari oleh hati yang lembut dan kokoh, maka cinta itu tidak akan pernah pudar tidak ada rasa bosan, tidak kata putus jika menerima dy apa adanya dan menjalin kepercayaan, keterbukaan dan komitmen yang mengikat kuat.
tetaplah berpikir positf dengan pasangan mu, dan jika terpikir ketika kamu ingin melepaskannya maka ingatlah saat kamu mendapatkannya dan hari hari pertama kamu dengannya
jika kamu akhiri, akankah kamu mendapatkan orang sepertinya?
akankah kamu bertahan dengan dia?
dan kamu harus memulai dari awal dan tanjakan pun akan menghalangi tiba di posisi yang sama.
rasa bosan ketika masa pacaran
hy guys....
terkadang dalam suatu hubungan kita pernah merasakan rasa bosan dan jenuh dengan pasangan kita...
tau ngak guys,, rasa bosan biasanya timbul dengan keadaan yang datar datar saja, kalo di buat grafik tu kurvanya hanya datar,, karna keseringan datar datar saja tanpa ada peningkatan tanpa di sadari akan terjadinya gravik menurun yang sangat dratis... sehingga pasangan kita bisa aja melirik cewek lain, selingkuh atau hubangan yang benar benar akan berakhir. hal seperti ini sering menyerang pasangan yang menganut aliran LDR
salah satu penyebab terjadinya putus memutus atau perselingkuhan di dalam pacaran, salah satunya adalah rasa bosan atau jenuh. Tapi, banyak orang yang salah mengartikan rasa bosan ini menjadi "kehilangan rasa cinta". Sebenarnya, rasa bosan itu muncul di saat hubungan kalian sudah mencapai titik stabil. Diman kalian sudah saling mengenal sifat masing-masing, sudah tau yang di sukai atau yang tidak di sukai oleh pasangan kamu. Biasanya untuk mencapai titik stabil itu kalian harus melewati masa pacaran 6 bulan ke atas. Kalau masih satu bulan sampai lima bulan, gue rasa masih asik-asik saja. Ya paling cuma ada masalah-masalah kecil saja, nggak sampai bacok-bacokkan, atau setrum-setruman gitu.
hubungan LDR emang rentan dengan masalah, tak terkecuali masalah bosan. Sedangkan hubungan pacaran yang bisa tatap muka setiap hari, jalan bareng, upload photo-photo mesra di pesbuk, malam mingguan di semak-semak aja bisa bosan, apalagi LDR yang jangankan mau nyium atau meluk, untuk jumpa aja susah.
LDR itu adalah hubungan yang menuntut lebih. Lebih perhatian, lebih pengertian, lebih percaya, lebih setia, dan tentunya lebih pulsa. Gue punya sedikit tips untuk lo yang LDRan, terus merasa bosan dengan pasangan lo.
guys tau ngak kenapa hubungan kita bisa pada posisi datar yang bisa membuat pasangan kita merasa jenuh?
saya akan mencoba memberi informasi mengenai hal "kenapa pasangan bisa merasakan jenuh/ bosan?"
hal yang membuat pasangan kita jenuh:
1. Sama-sama sibuk
Dikarenakan terlalu sibuk dengan kegiatan dan tuntunan pelkerjaan, membuat seseorang jadi malas untuk berkencan. Jangankan merencanakan kejutan, berbagi cerita saja sudah tak memiliki energi. Jika bercerita, maka yang dibahas hanyalah masalah pekerjaan yang membosankan. Stres dan kecapekan cenderung membuat seseorang jadi kurang perhatian pada pasangannya sehingga bertemu sesempatnya saja. Sikap seperti ini tanpa disadari akan membuat kamu menganggap pacar sebagai teman biasa saja. jika hal sama sama sibuk yang terjadi pada penganut LDR maka waktu yang sedikit untuk berbagi cerita dan memberi perhatian pun burkurang dan lebih parahnya lagi tidak ada.
2. Terlalu posesif
Dikarenakan terlalu sayang pada pacar, mungkin bisa membuat seseorang jadi melarang ini dan itu. Mislanya, melarang pacar untuk pergi bersama teman-temannya dan menaruh curiga berlebihan padanya. Bersikap seperti ini pada pacar tentunya bisa membuat hubungan terasa membosankan. Itulah penyebab bosan saat pacaran. Bagi kamu yang sedang menjalin hubungan asmara, sebaiknya hindari penyebab tersebut. Buatlah hubungan asmara kalian selalu menyenangkan. Selain itu, agar pacar tak bosan kamu juga harus menjaga penampilan.
3. Tidak pernah bertemu
Sama seperti terlalu sering bertemu, tidak pernah bertemu juga merupakan salah satu faktor yang membuat sebuah hubungan tidak menyenangkan Karena dapat membuat pasangan kamu merasa sendirian, kurang perhatian dan apabila hal ini terus berlanjut dapat menyebabkan kejenuhan dalam menunggu dan berakhir dengan keruntuhan sebuah hubungan. Dilema seperti ini biasanya dialami oleh anda yang menjalani hubungan jarak jauh.
4. Tertarik dengan orang lain
Tertarik dengan orang lain selain pacar kamu atau terlalu sering lirik sana lirik sini akan membuat rasabosan terhadap pacar kamu muncul, hal ini bisa menjadi pemicu runtuhnya sebuah hubungan. Untuk itu sayangi lah pacar kamu dengan sepenuh hati berilah perhatian dan sayangmu hanya untuk dia dan cobalah untuk menjadi seseorang yang romantis terhadapnya
nah kira kira itulah hal yang membuat pasangan kita merasa bosan
cara mengatasinya gimana ya guys??
disini saya akan membahas cara mengatasinya agar tidak bosan dalam menjalankan hubungan pacaran yang dekat maupun yang jarak jauh:
1. Sadari kalau bosan itu hal yang normal
Kebosanan itu merupakan hal yang normal. Saat hubungan kalian sedang di landa rasa bosan, jangan beranggapan kalau lo dan dia udah nggak saling cinta, atau rasa cinta lo udah berkurang. Yang sebenarnya terjadi adalah, lo dan dia kekurangan aktifitas yang menarik untuk di lakukan bersama. Telfonan sampai hape lo meleleh, udah. Smsan sampai jempol lo keseleo, udah. terus apalagi yang belum ? Nah, carilah sesuatu yang baru yang bisa bikin lo dan dia jadi mesra lagi seperti pada saat PDKT. Misalnya, nguras jamban bareng, atau salto-salto di lampu merah saat lampu hijau nyala (hati-hati di lindes truk). Intinya, cari sesuatu yang baru.
2. Komunikasi
"Nyawa" dari sebuah hubungan adalah komunikasi. Semakin baik komunikasi lo sama pacar lo, maka hubungan kalian juga akan semakin baik. Apalagi hubungan LDR yang sangat mengandalkan hape untuk saling melepas rindu. Sering atau tidaknya kalian ngasih kabar ke pasangan, itu mempengaruhi rasa percaya dia ke lo. Jadi usahakan komunikasi sesering mungkin, karena itulah nyawa dari suatu hubungan.
3. Jujur dan Terbuka
Banyak yang menyangka bahwa kata 'bosan' merupakan suatu pertanda berakhirnya hubungan. Menurut gue, gak ada yang salah ketika pasangan bilang 'bosan' (tapi bukan berarti boleh keseringan ngomong 'bosan'). Kalau emang pasangan lo berfikir dewasa, dia gak bakaln marah ketika lo bilang bosan. Usahakan terbuka dan ngomong apa adanya supaya dia tau keadaan yang sesungguhnya. Jadi jangan marah kalau pasangan lo jujur kalau dia bosan. Yang harus lo lakukan adalah mengusahakan supaya dia gak bosan dengan melakukan hal-hal baru/menarik dan hubungan pun bisa terselamatkan.
4. Cari penyebab terjadinya bosan
coba tanyakan pada diri lo sendiri, apa yang membuat lo begitu bosan dengan hubungan yang dijalani. Pasangan yang setiap hari bertemu, justru memiliki kebosanan lebih dari yang lo rasakan. Bila hubungan jarak jauh yang dijalani rupanya membuat lo merasa sendiri, coba hilangkan dengan selalu berpikiran secara positif.
“Bila gue bosan saat ini, bagaimana nanti, saat dia sudah menjadi pendamping hidup gue?”Atau, “Bila gue bosan saat ini, apakah ada jaminan kalau hubungan baru tidak akan lebih membosankan?”.
Jangan biarkan jarak menjauhkan suatu hubungan, dekatkan dengan kesadaran bahwa cinta yang akan selalu merekatkan.
4. bayangkan Jika dia pergi
Kamu bosan sama dia? Hem, bayangkan jika dia pergi dan sudah tidak bisa kamu temukan lagi? Apa kamu masih merasa bosan? Tidak kan. Justru kamu akan merasa kehilangan. padahal dia tidak hilang. bayangkan jika dia benar-benar pergi tanpa mengatakan apapun terhadapmu, dia pergi tanpa permisi, apa lagi yang bisa kamu katakan? Kehilangan adalah masa tersulit seseorang bisa menerima kenyataan. Kamu akan menyesali jika kamu butuh dia ketika dia hilang.
udah ya guys,, segitu dulu tips dari saya
semoga bermanfaat bagi rekan rekan semua
see u... :*
Selasa, 24 Juni 2014
untuk orang yang ku impikan
telah ku temukan yang aku impikankamu yang sempurnasegala kekurangan semua kelemahankau jadikan cinta
tanpamu ku tak bisa berjalanmencari cinta sejati tak ku temukandarimu aku bisa merasakankesungguhan hati cinta yang sejati
kamu dikirim Tuhanuntuk melengkapiku tuk jaga hatikukamu hasrat terindah untuk cintakutakkan cemas ku percaya kamu
karena kau jaga tulus cintamuternyata kamu yang ku tunggusegala kekurangan semua kelemahankau jadikan cinta
tanpamu ku tak bisa berjalanmencari cinta sejati tak ku temukandarimu aku bisa merasakankesungguhan hati cinta yang sejati
kamu dikirim Tuhanuntuk melengkapiku tuk jaga hatikukamu hasrat terindah untuk cintakutakkan cemas, ku percaya kamu
karena kau jaga tulus cintamuternyata kamu yang ku tunggu
di kutip dari sebuah nyanyi
tanpamu ku tak bisa berjalanmencari cinta sejati tak ku temukandarimu aku bisa merasakankesungguhan hati cinta yang sejati
kamu dikirim Tuhanuntuk melengkapiku tuk jaga hatikukamu hasrat terindah untuk cintakutakkan cemas ku percaya kamu
di kutip dari sebuah nyanyi
untukmu yang terkasih
Rabu, 20 November 2013
makalah profesi kependidikan
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Program bimbingan dan konseling
merupakan suatu rangkaian kegiatan yang terencana, terorganisasi dan
terkoordinasi selam periode waktu tertentu. Yang mana program ini membantu
unsur-unsur yang terdapat dalam
ketentuan BK yang akan mewujudkan
pelayann langsung terhdapa siswa. Keberhasilan
penyelenggaraan bimbingan dan konseling di sekolah, tidak lepas dari peranan
berbagai pihak di sekolah. Selain Guru Pembimbing atau Konselor sebagai
pelaksana utama, penyelenggaraan Bimbingan dan konseling di sekolah, juga perlu
melibatkan kepala sekolah, guru mata pelajaran dan wali kelas.
B.
Tujuan
Adapun tujuan dalam pembahasan makalah ini adalah untuk mengetahui
peran-peran guru dalam pelayanan BK serta sekaligus juga sebagai tugas dari
mata kuliah Profesi Kependidikan.
C.
Rumusan Masalah
Dalam pembahasan makalah kali ini materi yang dapat disajikan adalah
sebagai berikut :
1.
Peran kepala sekolah
atau Wakil
2.
Peran guru sebagai
pembimbing
3.
Peran guru Mata
Pelajaran
4.
Peran Wali Kelas
5.
Peran Pengawas BK
6.
Kerja sama anatr
Pesrsonil dengan Pelayan BK
BAB II
PEMBAHASAN
Keberhasilan penyelenggaraan bimbingan dan konseling di
sekolah, tidak lepas dari peranan berbagai pihak di sekolah. Selain Guru
Pembimbing atau Konselor sebagai pelaksana utama, penyelenggaraan Bimbingan dan
konseling di sekolah, juga perlu melibatkan kepala sekolah, guru mata pelajaran
dan wali kelas.
A. Peran Kepala Sekolah/ wakil
Kepala sekolah selaku penanggung jawab seluruh
penyelenggaraan pendidikan di sekolah memegang peranan strategis dalam
mengembangkan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Secara garis
besarnya, Prayitno (2004) memerinci peran, tugas dan tanggung jawab kepala
sekolah dalam bimbingan dan konseling, sebagai berikut :
1.
Mengkoordinir
segenap kegiatan yang diprogramkan dan berlangsung di sekolah, sehingga pelayanan
pengajaran, latihan, dan bimbingan dan konseling merupakan suatu kesatuan yang
terpadu, harmonis, dan dinamis.
- Menyediakan
prasarana, tenaga, dan berbagai kemudahan bagi terlaksananya pelayanan
bimbingan dan konseling yang efektif dan efisien.
- Melakukan
pengawasan dan pembinaan terhadap perencanaan dan pelaksanaan program,
penilaian dan upaya tidak lanjut pelayanan bimbingan dan konseling.
- Mempertanggungjawabkan
pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah.
- Memfasilitasi
guru pembimbing/konselor untuk dapat mengembangkan kemampuan
profesionalnya, melalui berbagai kegiatan pengembangan profesi.
- Menyediakan
fasilitas, kesempatan, dan dukungan dalam kegiatan kepengawasan yang
dilakukan oleh Pengawas Sekolah Bidang BK.
-
B. Peran Guru Sebagai Pembimbing
Guru
berusaha membimbing siswa agar dapat menemukan berbagai potensi yang
dimilikinya, membimbing siswa agar dapat mencapai dan melaksanakan tugas-tugas
perkembangan mereka, sehingga dengan ketercapaian itu ia dapat tumbuh dan
berkembang sebagai individu yang mandiri dan produktif. Siswa adalah
individu yang unik. Artinya, tidak ada dua individu yang sama. Walaupun secara
fisik mungkin individu memiliki kemiripan, akan tetapi pada hakikatnya mereka
tidaklah sama, baik dalam bakat, minat, kemampuan dan sebagainya. Di samping
itu setiap individu juga adalah makhluk yang sedang berkembang. Irama
perkembangan mereka tentu tidaklah sama juga. Perbedaan itulah yang menuntut
guru harus berperan sebagai pembimbing.
Tugas guru adalah menjaga, mengarahkan dan
membimbing agar siswa tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi, minat dan
bakatnya. Inilah makna peran sebagai pembimbing. Jadi, inti dari peran guru sebagai pembimbing
adalah terletak pada kekuatan intensitas hubungan interpersonal antara guru
dengan siswa yang dibimbingnya
Lebih jauh, Abin Syamsuddin (2003) menyebutkan bahwa guru
sebagai pembimbing dituntut untuk mampu mengidentifikasi siswa yang diduga
mengalami kesulitan dalam belajar, melakukan diagnosa, prognosa, dan kalau
masih dalam batas kewenangannya, harus membantu pemecahannya (remedial
teaching). Berkenaan dengan upaya membantu mengatasi kesulitan atau
masalah siswa, peran guru tentu berbeda dengan peran yang dijalankan oleh
konselor profesional. Sofyan S. Willis (2004) mengemukakan tingkatan masalah
siswa yang mungkin bisa dibimbing oleh guru yaitu masalah yang termasuk
kategori ringan, seperti: membolos, malas, kesulitan belajar pada bidang
tertentu, berkelahi dengan teman sekolah, bertengkar, minum minuman keras tahap
awal, berpacaran, mencuri kelas ringan.
Dalam konteks organisasi layanan Bimbingan dan Konseling, di
sekolah, peran dan konstribusi guru sangat diharapkan guna kepentingan
efektivitas dan efisien pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah. Prayitno (2003) memerinci peran, tugas dan
tanggung jawab guru-guru mata pelajaran dalam bimbingan dan konseling adalah :
1.
Membantu
memasyarakatkan pelayanan bimbingan dan konseling kepada siswa.
- Membantu
konselor mengidentifikasi siswa-siswa yang memerlukan layanan bimbingan
dan konseling, serta pengumpulan data tentang siswa-siswa tersebut.
- Mengalihtangankan
siswa yang memerlukan pelayanan bimbingan dan konseling kepada konselor.
- Menerima
siswa alih tangan dari konselor, yaitu siswa yang menuntut konselor
memerlukan pelayanan khusus. seperti pengajaran/latihan perbaikan,
dan program pengayaan.
- Membantu
mengembangkan suasana kelas, hubungan guru-siswa dan hubungan siswa-siswa
yang menunjang pelaksanaan pelayanan pembimbingan dan konseling.
- Memberikan
kesempatan dan kemudahan kepada siswa yang memerlukan layanan/kegiatan
bimbingan dan konseling untuk mengikuti /menjalani layanan/kegiatan yang
dimaksudkan itu.
- Berpartisipasi
dalam kegiatan khusus penanganan masalah siswa, seperti konferensi kasus.
- Membantu
pengumpulan informasi yang diperlukan dalam rangka penilaian pelayanan
bimbingan dan konseling serta upaya tindak lanjutnya.
Jika melihat realita bahwa di Indonesia jumlah tenaga
konselor profesional memang masih relatif terbatas, maka peran guru
sebagai pembimbing tampaknya menjadi penting. Ada atau tidak ada konselor
profesional di sekolah, tentu upaya pembimbingan terhadap
siswa mutlak diperlukan. Jika kebetulan di sekolah sudah tersedia tenaga
konselor profesional, guru bisa bekerja sama dengan konselor bagaimana
seharusnya membimbing siswa di sekolah. Namun jika belum, maka kegiatan
pembimbingan siswa tampaknya akan bertumpu pada guru.
Agar guru dapat mengoptimalkan perannya sebagai pembimbing,
berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Guru
harus memiliki pemahaman tentang anak yang sedang dibimbingnya.
Misalnya pemahaman tentang gaya dan kebiasaan belajar serta
pemahaman tentang potensi dan bakat yang dimiliki anak, dan latar belakang
kehidupannya. Pemahaman ini sangat penting, sebab akan menentukan teknik
dan jenis bimbingan yang harus diberikan kepada mereka.
- Guru
dapat memperlakukan siswa sebagai individu yang unik dan memberikan
kesempatan kepada siswa untuk belajar sesuai dengan keunikan yang
dimilikinya.
- Guru
seyogyanya dapat menjalin hubungan yang akrab, penuh kehangatan dan
saling percaya, termasuk di dalamnya berusaha menjaga kerahasiaan data
siswa yang dibimbingnya, apabila data itu bersifat pribadi.
- Guru
senantiasa memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengkonsultasikan
berbagi kesulitan yang dihadapi siswanya, baik ketika sedang berada di
kelas maupun di luar kelas.
- Guru
sebaiknya dapat memahami prinsip-prinsup umum konseling dan menguasai
teknik-tenik dasar konseling untuk kepentingan pembimbingan siswanya,
khususnya ketika siswa mengalami kesulitan-kesulitan tertentu dalam
belajarnya.
C. Peran Guru Mata Pelajaran
Di sekolah, tugas dan tanggung jawab utama guru adalah
melaksanakan kegiatan pembelajaran siswa. Kendati demikian, bukan berarti dia
sama sekali lepas dengan kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling. Peran dan
konstribusi guru mata pelajaran tetap sangat diharapkan guna kepentingan
efektivitas dan efisien pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah. Bahkan
dalam batas-batas tertentu guru pun dapat bertindak sebagai konselor bagi
siswanya. Wina Senjaya (2006) menyebutkan salah satu peran yang dijalankan oleh
guru yaitu sebagai pembimbing dan untuk menjadi pembimbing baik guru harus
memiliki pemahaman tentang anak yang sedang dibimbingnya. Sementara itu,
berkenaan peran guru mata pelajaran dalam bimbingan dan konseling, Sofyan S.
Willis (2005) mengemukakan bahwa guru-guru mata pelajaran dalam melakukan
pendekatan kepada siswa harus manusiawi-religius, bersahabat, ramah, mendorong,
konkret, jujur dan asli, memahami dan menghargai tanpa syarat. Prayitno (2003)
memerinci peran, tugas dan tanggung jawab guru-guru mata pelajaran dalam
bimbingan dan konseling adalah :
1.
Membantu
memasyarakatkan pelayanan bimbingan dan konseling kepada siswa
- Membantu
guru pembimbing/konselor mengidentifikasi siswa-siswa yang memerlukan
layanan bimbingan dan konseling, serta pengumpulan data tentang
siswa-siswa tersebut.
- Mengalihtangankan
siswa yang memerlukan pelayanan bimbingan dan konseling kepada guru
pembimbing/konselor
- Menerima
siswa alih tangan dari guru pembimbing/konselor, yaitu siswa yang menuntut
guru pembimbing/konselor memerlukan pelayanan pengajar /latihan khusus
(seperti pengajaran/ latihan perbaikan, program pengayaan).
- Membantu
mengembangkan suasana kelas, hubungan guru-siswa dan hubungan siswa-siswa
yang menunjang pelaksanaan pelayanan pembimbingan dan konseling.
- Memberikan
kesempatan dan kemudahan kepada siswa yang memerlukan layanan/kegiatan
bimbingan dan konseling untuk mengikuti /menjalani layanan/kegiatan yang
dimaksudkan itu.
- Berpartisipasi
dalam kegiatan khusus penanganan masalah siswa, seperti konferensi kasus.
- Membantu
pengumpulan informasi yang diperlukan dalam rangka penilaian pelayanan
bimbingan dan konseling serta upaya tindak lanjutnya.
D. Peran Wali Kelas
1.
Sebagai
pengelola kelas tertentu dalam pelayanan bimbingan dan konseling, Wali Kelas
berperan :
- Membantu
guru pembimbing/konselor melaksanakan tugas-tugasnya, khususnya di kelas
yang menjadi tanggung jawabnya;
- Membantu
Guru Mata Pelajaran melaksanakan peranannya dalam pelayanan bimbingan dan
konseling, khususnya di kelas yang menjadi tanggung jawabnya;
- Membantu
memberikan kesempatan dan kemudahan bagi siswa, khususnya dikelas yang
menjadi tanggung jawabnya, untuk mengikuti/menjalani layanan dan/atau
kegiatan bimbingan dan konseling;
- Berpartisipasi
aktif dalam kegiatan khusus bimbingan dan konseling, seperti konferensi
kasus; dan
- Mengalihtangankan
siswa yang memerlukan layanan bimbingan dan konseling kepada guru
pembimbing/konselor.
E. Peranan Pengawas BK
Peranan guru pada umumnya
mempunyai peranan dan kedudukan kunci didalam keseluruhan proses pendidikan
terutama dalam pendidikan formal bukan dalam kesatuan pembangunan masyarakat
pada umumnya. Peranan yang demikian itu akan menjadi tampak kalau dikaitkan
dengan kebijkan dan program pembangunan dalam pendidikan yaitu berkenaan dengan
peningkatan hasil pendidikan itu sendiri. Dalam keadaan semacam itu mempunyai
klasifikasi sesuai dengan tugas diantaranya
adalah sebagai berikut :
1.
Tugas profesional
Yaitu tugas yang berkenaan dengan profesinya, tugas ini
mencakup tugas mendidik, mengajar, dan melatih
serta mengelola ketertiban sekolah sebagai penunjang ketahan sekolah.
2.
Tugas manusiawi
Tugasnya sebagai manusia , dalam hal in gur bertugas
mewujudkan dirinya, melakukan auto identifikasi untuk dapat menempatkan dirinya
didalam keseluruhan kemanusiaan sesuia dengan martabat manusia.
3.
Tugas kemasyarakatan
Yaitu, tugas guru sebagai anggota masyarakat dan mengawas
dengan baik, sesuia dengan kaidah-kaidah yang terdapat dalam pancasila. Ketiga
pokok tersebut harus tercermin secara terpadu dalam penampilannya pada proses
belajar mengajar. Guru bukan hanya sekedar penyampaian mata pelajaran saja,
akan tetapi juga menempatkan metode
mengajar.
F. Kerja Sama Antar Personil Sekolah
dan guru pembimbing
Dalam kegiatan belajar mengajar sangat diperlukan adanya
kerjasama antara guru pembimbing demi tercapainya tujuan yang diharapkan.
Pelaksanaan tugas pokok guru dalam proses belajar tidak akan dipisahkan dari
keinginan bimbingan. Sebaiknya layanan bimbingan disekolah perlu dukungan
ataupun bantuan guru. Dalam hal ini Rahman Natawidjaya dan Moh Surya (1985)
mengutip pendapat yang mengatakan bahwa :
a. Proses belajar mengajar sangat efektif
apabila bahan yang dipelajari dikaitkan langsung dengan tujuan pribadi siswa.
Ini berarti dituntut untuk memahami kesulitan
siswa.
b. Guru yang memahami siswa dan
masalah-masalah yang dihadapi lebih peka terhadap hal-hal yang dapat memperlancardan
mengganggu kelancaran kegiatan kelas. Guru mempunyai kesempatan yang luas untuk
mengadakan pengamatan terhadap siswa
yang diperkirakan mempunyai masalah.
Berdasarkan pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa
layanan bimbingan sekolah akan lebih efektif bila guru mendapatkan dan bekerja
sama dengan pembimbing sekolah dalam proses pembelajaran. Guru pembimbing
mempunyai keterbatasan dalam hal yang berkaitan dengan kurangnya waktu untuk
bertatap muka denga siswa. Kerjasama guru pembimbing dengan walikelas sebagai
pengelola kelas tertentu sangat erat dan besar sekali. Terutama membantu
memberikan kesempatan dan kemudahan bagi siswa, khusunya dikelas yang menjadi
tanggung jawabnya untuk mengikuti layanan atau kegiatan bimbingan konseling
kepada guru pembimbing. Denga kata lain wali kelas membantu guru pembimbing
melaksanakan tugas-tugasnya dalam pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Dari
uraian diatas dapat disimpulkan bahwa peran guru sangat penting dalam proses
belajar mengajar khususnya guru pembimbing. Bahwa layanan bimbingan sekolah akan lebih efektif bila
guru mendapatkan dan bekerja sama dengan pembimbing sekolah dalam proses pembelajaran.
Guru pembimbing mempunyai keterbatasan dalam hal yang berkaitan dengan
kurangnya waktu untuk bertatap muka denga siswa. Kerjasama guru pembimbing
dengan walikelas sebagai pengelola kelas tertentu sangat erat dan besar sekali.
Terutama membantu memberikan kesempatan dan kemudahan bagi siswa, khusunya
dikelas yang menjadi tanggung jawabnya untuk mengikuti layanan atau kegiatan
bimbingan konseling kepada guru pembimbing. Denga kata lain wali kelas membantu
guru pembimbing melaksanakan tugas-tugasnya dalam pelayanan bimbingan dan
konseling di sekolah.
B. Saran
Dengan mempelajari Profesi Kependidikan ini sehendaknya
kia dapat menambah wawasan serta pengetahuan tentang peran dan tugas guru dalam memberikan pelayanan terhadap muridnya. Tidak dari
makalah ini saja tetapi sehendaknya
menambah wawasan dari media-media lain khusunya
kita sendiri sebagai calon pendidik. Semoga makalah ini berguna bagi
pembaca.
3.
Peran guru Mata
Pelajaran
3.
Tugas kemasyarakatan
Berdasarkan pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa
layanan bimbingan sekolah akan lebih efektif bila guru mendapatkan dan bekerja
sama dengan pembimbing sekolah dalam proses pembelajaran. Guru pembimbing
mempunyai keterbatasan dalam hal yang berkaitan dengan kurangnya waktu untuk
bertatap muka denga siswa. Kerjasama guru pembimbing dengan walikelas sebagai
pengelola kelas tertentu sangat erat dan besar sekali. Terutama membantu
memberikan kesempatan dan kemudahan bagi siswa, khusunya dikelas yang menjadi
tanggung jawabnya untuk mengikuti layanan atau kegiatan bimbingan konseling
kepada guru pembimbing. Denga kata lain wali kelas membantu guru pembimbing
melaksanakan tugas-tugasnya dalam pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Jumat, 05 April 2013
MAKALAH PSIKIATRI
PENDEKATAN
PENDEKATAN DALAM PSIKIATRI
A. Pendekatan
biologis
Menurut model ini, prilaku abnormal timbul karena aneka kondisiorganis tak sehat
yang merusak fungsi sistem syaraf pusat di otak. Gangguan prilaku di
pandang sebagai suatu penyakit yang langsung menyerang otak atau keadaan tidak
ideal pada tubuh yang akhirnya juga berakibat mengganggu atau melumpuhkan kerja
otak.Contohnya adalah infeksi sipilis tahap lanjut yang menyerang otak atau keracunan
obat dan malnutrisi atau kekurangan gizi yang dapat mempengaruhi secara negatif
kerja otak. Untuk mengatasinya, sumber gangguan yang bersifat biologis atau fisik itu perlu diatasi atau
dihilangkan dengan obat-obatan.Pendekatan ini juga disebut dengan
pendekatan medis.
Menurut marlina (bahan ajar mata
kuliah psikiatri 5: 2007) pendekatan dalam psikiatri yang memandang ganggguan
mental sebagai penyakit saraf pusat yang di sebabkan oleh patologi otak. Akar
dari pandangan biologis di tandai oleh tiga hal yaitu:
1.
Patologi otak sebagai factor penyebab
2.
Penyebab biokimiawi atas abnormalitas
3.
Factor factor genetic dalam abnormalitas
B. Pendekatan Psikoanalistik
Model ini
diturunkan dari teori psikoanalisis yang dikemukakan oleh Sigmund Freud. Menurut
Freund, aneka situasi menekan yang mengancamakan menimbulkan kecemasan dalam diri seseorang. Kecemasan
ini berfungsi sebagai peringatan bahaya sekaligus merupakan kondisi tak
menyenangkan yang perlu di atasi. Menyenangkan yang perlu diatasi. Jika individu
mampu mengatasi sumber tekanan, kecemasan akan hilang. Sebaliknya
jika gagal dan kecemasan terus mengancam,
mungkindengan intensitas yang
meningkat pula maka individu akan menggunakan salah satu atau beberapa
bentuk merkanisme pertahanan diri.langkah ini secara suprfisial dapat
membebaskan individu dari kecemasannya, namun akibatnya dapat timbulkesenjangan
antara pengalaman individu dan realitas.
Model
psikionalitik dalam mengkaji gangguan pasien senantiasa menilik-jauh ke masa
masa pekembangan pasien. Kajian itu ingin melihat kalau kalu pasien pernah
trauma atau frustasi yang di alami dalam menjalani kehidupan, yaitu masa oral,
masa anal, masa phallis, masa laten,hingga masa genital. Lebih jauh lagi,
mengkaji secara hipnotisbekas tauma di alam ketidak sadaran si pasien.
Untuk
menolongnya, sumber gangguan berupa frustasiberat yang di tekan kedalam ketidak
sadaran itu harus di bongkar, di angkat ke permukaan untuk selanjutnya di
terima atau di akui dan di atasi, lewat teknik psikoanalitik.
C.
Pendekatan Behavioristik
Pada pendekatan ini, penyakit gangguan prilaku adalah proses
belajar yang salah. Bentuk kesalahan belajar itu ada dua kemungkinan
yaitu:
pertama, Gagal
mempelajari bentuk prilaku atau kekacauan adaptif yang diperlukan dalam hidup. Kegagalan ini
dapat bersumber tidak adanya kesempatan untuk belajar. Misalnya, seorang
anak laki laki di besarkan ibunya, sudah dewasa dia bersifat feminism, karena
tidak pernah menemukan model untuk mempelajari sifat sifat dan peran lelaki.
Kedua, Mempelajari tingkah laku yang mal adaptif. Misalnya,
seorang anak yang telah dewasa cendrung agresif dan asocial karena di besarkan
di tengah keluarga yang retak dengan ayah pemabuk, senang memukuli istri dan
anak anaknya.
Menurut model behavioristik, tingkah
laku mal adaptif yang terlajur terbentuk dapat di hilangkan dengan cara yang
bersangkutan ditolong belajar menghilamgkannya sekaligus mempelajari tingkah
laku baru yang lebih menjamin kebahagiaan bagi dirinya sendiri maupun dalam
hubungannya dengan orang lain.
D.
Pendekatan
kognitif
Pendekatan ini merupakan kelanjutan
dari pendekatan behaviorisme, dimana pendekatan kognitif berpendapat bahwa
kognisi adalah pikiran dan keyakinan yang membentuk perilaku kita maupun emosi
yang kita alami.
E.
Pendekatan
Humanistik
Menurut pendekatan humanistik, penyebab
gangguan prilaku adalah terhambat atau terdistorikannya perkembangan pribadi
dan kecendrunganwajar
arah kesehatan fisik dan mental. Hambatan ini bersumber dari faktor:
a.
Penggunaan
mekanisme pertahanan diri yang berlebihan sehingga individu semakin kehilangan
kontak dengan realitas.
b.
Kondisi
sosial yang tidak menguntungkan serta proses belajar yang tidak semestinya.
c.
Stress
yang berlebihan.
Menurut pendekatan ini, tujuan psikotrapi adalah menolong
individu meninggalkan benteng-benteng atau topeng topeng pertahanan diri dan
belajar mengakui dan menerima pengalamanpengalaman sejati mereka, belajar
mengembangkan bentuk kompetensi
yang diperlukan dan menemukan nilai-nilai hidup.
F. Pendekatan Eksistensial
Menurut para eksistensial, manusia
modern terjebak dalam situasi hidup
tidak menyenangkan yang merupakan buah pahit dari modernisasi yang berupa:
a. melemahnya
nilai-nilai tradisional,
b.
krisis iman,
c.
hilangnya pengakuan atas diri individu sebagai pribadi akibat berubahnya
masyarakat agraris/ tradisional ke arah masyarakat biokratik yang melayani
bersifat missal
d.
menghilangnya
banyak hal yang dapat menjadi sumber makna hidup, seperti, persahabatan, kesetiakawanan,
gotong royong, dan sebagainya.
Dengan kata lain, orang modern
mengalami alienasi atau keterasingan. Ia tidak lagi mengenal tuhan, tidak lagi
mengenal sesamanya, bahkan tidak belaka. Situasi
ini membuat orang merasa kosong hidupnya, merasa serba cemas, dan
akhirnya terperosok kedalam psikopatologi. Maka, menurut modelek sistensial, tujuan psikoterapi adalah menolong
orang menjernihkan nilai hidupnya dan membuat hidup lebih bermakna.
Sebagai makhluk yang di yakini mampu membuat keputusan pilihan secara rasional
dan bertanggung jawab, individu ditolong mmengembangkan gaya hidup yang lebih
menjamin terciptanya hubungan yang konstruktif dengan sesamanya serta tercapai
pemenuhan diri.
G.
Pendekatan Interpersonal
Menurut model ini, hubungan antar
pribadi yang tidak memuaskan
salah satu pihak merasa bahwa keuntungan yang di terimanya tidak sepadan dengan
pengorbanan yang telah di berikannya, maka ia akan merasa rugi dan menderita.
Kalau ia memiliki cukup kebebasan, mungkin ia akan memutuskan hubungan
tersebut. Sebaliknya, kalau ia tidak dapat keluar dari situasi hubungan tidak
adil yang menibulkan penderitaan itu, setelah melewati batas kemampuan
tertentu, mungkin ia akan ambruk terjerembab kedalam psikopatologis.
Menurut
model ini, tujuan psikoterapi adalah menolong orang keluar dari
hubungan yang bersifat patogenik atau menimbulkan masalah, dan mengembangkan
hubungan hubungan baru yang yang lebih manusiawi dan memuaskan.
H.
Pendekatan
Sosiokultur
Sumber penyebab utama prilaku abnormal adalah keadaan
obyektif dimasyarakat yang bersifat
merugikan, seperti kemiskinan, diskriminasi, dan prasangka ras,
ataupun kekejaman dan kekerasan. Maka bentuk stressoratau situasi menekan di
berbagai tempat dapat berbeda beda bergantung kontekssosiokultural dimana
individu hidup.
Misalnya, dii daerah pedesaan yang masyarakatnya bersifat
homogen, sumber utama penyebab gangguan perilaku
kemungkinana besar adalah kemiskinan. Sebaliknya, di kota kota besar dengan dengan
masyarakat yang heterogen, penyebab penting timbulnya gangguan perilaku
dikalangan kelompok minoritas mungkin berupa diskriminasi. Selain itu, pola
gangguan perilaku di suatu masyarakat
dapat berubah ubah sejalan dengan perubahan peradapan. Sebagai contoh,
pada masa ketika sigmun freud hidup, gangguan perilaku yang banyak di temukan
pada kaum wanita adalah sejenis neorosis yang disebut hysteria. Pada zaman
modern sekarang, gangguan yang cukup
‘populer ‘ dimana mana, khususnya di kota kota besar adalah stress.
KESIMPULAN
A.
Pendekatan
biologis
Pendekatan yang memandang terjadinya
gangguan pada pusat sitem syaraf pusat (patologi otak).
B.
Pendekatan
psikoanalitis
Pendekatan yang memandang terjadinya
abnormalitas pada psikologis seseorang.
C. Pendekatan behavioristik
Pendekatan ini memandang terjadinya ke
abnormalan pada tingkah laku seseorang dan prilaku seseorang yang di sebabkan
dengan pengajarannya pada waktu masih kecil.
D. Pendekatan kognitif
Pendektan memandang terjadinya mal
adaptif bersebab karena kognitif seseorang.
E. Pendekatan humanistic
Pendekatan ini
memandang penyebab gangguan prilaku adalah terhambat atau terdistorikannya
perkembangan pribadi dan kecendrunganwajar arah kesehatan fisik dan mental.
F. Pendekatan eksistensial
Pendekatan ini menekankan pada
realitas primer kesadaran atau pengalaman dan keputusan keputusan individual
yang dilakukan secara sadar.
G. Pendekatan interpersonal
Pendekatan ini menekankan pada peran
relasi antar pribadi dan membentuk perkembangan dan prilaku individual.
H. Pendekatan sosiokultural
Pendekatan ini menekankan pada
perubahan social dan ketidak pastian yang terjadi di lingkungan.
DAFTAR PUSTAKA
marlina.2007.bahan ajar mata kuliah
psikiatri.unp: padang
MFI baihaqi dkk.2007.psikiatri.
PT.refika aditama: bandung
Langganan:
Postingan (Atom)